Postingan

Terlalu Rendah Dek !

Gambar
Penat sekali hari itu. Apalagi dikungkung oleh terik dan keramaian dalam kelas. Kring kring ... Inilah yang menghilangkan penat. Yup, bel sekolah, yuhu ... “Rilla, saatnya ke Kampus UnHas. Yuhu ketemu Kak Neni lagi !!!”, seruku kepada Rilla. Turun dari angkot menuju ke Kosan Kak Neni juga adalah hal yang membahagiakan bagi kami. “Tok tok”, bunyi pintu kak Neni ketika kami ketok. “Masuk dek, buka aja”, teriak Kak Neni. Entah kenapa waktu itu Kak Neni punya ide bertanya kepadaku. “Dek, kamu mau jadi seperti siapa?". "Mau jadi seperti kakak, hehe", jawabku polos. "Hmm. Itu terlalu rendah Dek, jangan seperti kakak. Kamu harus bercita-cita menjadi seperti Aisyah, Fatimah, Khadijah, atau Shohabiyah lain, OK?", pesan Kak Neni. "Hehe". Mau sih, tapi ga mudah 😭. Danke ya kak atas pesan kakak waktu itu. Itu baru 1 dari sekian banyak 😊. Danke juga buat Rilla 😊 Danke juga buat Musliha, Inggi, dan Iin. Pinjam tangan ka nah😊. Ja...

Hai Tayo

Gambar
Hai Tayo, Hai Tayo ... Belakangan ini ada beberapa video yang viral di sosial media, termasuk di Instagram. Beberapa video yang viral itu di antaranya adalah video seorang gadis yang sedang memperagakan tutorial make up , potongan video clip lagu Thailand yang berjudul Wikwik, lalu ada lagi video pejuang muda yang tegas dalam membela tauhid di aksi bela tauhid. Tayo mana? Tayo sedang melaju, melambai ... Nah, video pertama, seorang gadis berusia 23 tahun yang memperagakan tutorial make up . Video ini kemudian dijadikan konten hiburan bagi para netizen. Sebelumnya, video dengan konten yang sama yang diperagakan oleh beberapa anak kecil juga sempat viral. Bukan tidak mungkin, ide membuat video-video ini berasal dari video sebelumnya. Dan bukan tidak mungkin, akan ada video lain yang serupa. Netizen mungkin terhibur dengan video ini, tapi apa yang terjadi pada anak kecil ini ketika videonya viral? Tentu dia akan senang dan mungkin terpacu untuk membuat video baru lagi. Ya, sel...

Saat Tulang Rusuk Menjadi Tulang Punggung

              Datangnya Islam mampu meluluhkan dunia. Arab, negeri jahiliyah pun mampu berubah menjadi mulia. Arsitektur kuno pun berubah menjadi megah, indah dipandang mata. Wanita, sosok yang dipandang rendah, yang hanya jadi pemuas nafsu belaka, kemudian menjadi dimuliakan bak seorang ratu calon bidadari Surga. Bertitik tolak di Madinah, kemuliaaan tegaknya Islam kemudian mampu menyentuh 2/3 dunia. Ini bukti bahwa kedatangan Islam adalah rahmat bagi semesta, bukan hanya untuk Arab saja.               Berbicara mengenai wanita, sungguh banyak hal menarik darinya, ia bahkan sering disandingkan dengan harta dan tahta. Wanita disebut perhiasan dunia untuk ia yang sholehah, dan racun dunia untuk ia yang sering mengumbar keindahannya hingga menjadi fitnah.               Saat seorang wan...

Doa

Ada harap yang tak terucap, Terkadang aku juga tak mengerti, akan hebatnya doa yang mampu menyingkirkan rasa, akan hebatnya doa yang mampu mengeja logika (Bandung, Mei 2018)

Kado Ramadhan

Semilir angin di tengah derai air mata, Disaksikan oleh penduduk langit linangannya, Entah apa yang menggoyahkan hati yang kelam ini, Walaupun masih kuragukan akan kokohnya iman, Lumuran dosa, dosa, dan dosa !!! Adalah doa, Yang tidak bosan dipanjatkan oleh orang berdosa ini, Namun saat kado terindah menyambut Ramadhan itu terkabulkan, Tenanglah jiwa yang sudah lama mendekam ketakutan, Tenanglah jiwa yang sudah lama mendekam dalam kegelIsahan, Hingga menyadari tak ada tempat mengadu selain kepada-Nya, kepada Sang Pemilik Hati, Terima kasih untuk kado terindah di Ramadhan terindah Wahai Rabb-ku, Aku tidak akan bosan menemui malam dengan derai air mata, Karena hijrah harus selalu bergandengan dengan cinta-Mu Ya, ini tentang senja yang selalu hadir bersama jingga (Bandung, Mei 2018)

Jangan Pergi Dulu, September !!

Seberkas cahaya masuk menyelinap lewat ventilasi kamarku ... Oh, kamarku ... Walaupun tak seteduh dan tak serindang _____, setidaknya aku masih bisa melihat jingga ... Sembari berbaring sambil membaca, tiba-tiba ... "Jangan pergi dulu September !! Sebelum aku lupa menemui dinding jingga". Kufikir tak perlu banyak dialek untuk kukisahkan bulan ini, karena aku sudah menemukan pelajaran dan memahami suatu hal, bahwa : " Ada sedikit luka yang harus disyukuri, dan ada bahagia yang harus dihindari .". Yeeee !!!   //Intro kali ini lebay ?! Ah, tidak, bukan hanya kali ini, semua juga lebay. Akankah aku menjadi anak alay?!!! Jawab sendiri! Wkwk #hiraukan-_- (Bandung, 20 September 2017)

[ROHIS TIDAK MENARIK]

Hari yang tenang itu semakin jauh dari ekpektasi, kala semakin banyak generasi pejuang yang lahir dari ROHIS. ROHIS? Apa itu? Sebelumnya ia tak pernah menyapa telingaku. Sembari berfikir, tiba-tiba saja aku melihat sosok-sosok perempuan bergamis abu-abu dan berkerudung putih besar, serta sosok-sosok lelaki berseragam putih panjang dengan celana abu-abu. Mereka menamakan diri mereka ROHIS. “Oh, tidaaakkkk! Siapa mereka? Oh my God , tolong lah aku, aku masih polos. Aku tidak mau jadi teroris”, sontak saja aku berteriak menjerit dalam hati. Aku saat itu tak ubahnya anak remaja baru yang agak sedikit alay, mungkin zaman yang mengajarkanku untuk cepat men- judge sesuatu tanpa perlu berfikir. “Ah tidak, aku tidak boleh menyalahkan zaman, seharusnya aku bisa lebih pandai dalam menyikapi sesuatu.”, fikirku. Tiba-tiba .... “Hai Clatilda, mau masuk ROHIS ? Kayaknya ROHIS menarik.”, ajak Rika, teman baruku. “Nggak dulu ah Rik, hehe, aku mau masuk ekskul matemat...